Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

15 Ciri-ciri Mahasiswa Salah Pilih Jurusan Kuliah

BLOGORANGIT - Memilih jurusan kuliah bukanlah hal yang boleh disepelekan begitu saja. Jurusan kuliah secara tidak langsung ikut menentukan langkah hidup Anda selanjutnya. Bila sampai salah pilih, akibatnya akan sangat fatal. Bisa jadi Anda gagal meraih cita-cita, membuang umur, menjadikan Anda stress dan depresi berkepanjangan. 

Tentu saja kekuatan bertahan setiap orang berbeda-beda, tetapi tidak ada salahnya untuk menghindari efek buruk akibat salah pilih jurusan kuliah

Untuk menghindarinya, Anda harus mengenali ciri-ciri mahasiswa yang salah memilih jurusan kuliah terlebih dahulu. Dengan mengenali ciri-cirinya sejak dini, Anda dapat merancang solusi untuk menyelesaikan masalah ini. 

Misalnya ada mahasiswa yang kuliah sekitar 4 tahun ambil jurusan bahasa inggris lalu cuti 2 tahun untuk bekerja dan pindah kampus rekom/transfer tetapi harus menunggu 1 tahun lagi sampai pendaftaran tahun berikutnya, dia masuk jurusan BK (bimbingan konseling) berarti dia telah membuang umur hidupnya selama 4+ tahun dengan percuma. 

Lulus kuliah umur 34 tahun, menunggu seleksi CPNS 2 tahun kemudian umurnya sudah menginjak 36tahun melampaui batas maksimal pendaftaran CPNS yaitu berusia 35 tahun. Sampai sekarang bekerja sebagai guru BK (GTT) disekolah swasta dengan bayaran yang kecil

Bukannya bekerja disekolah swasta gajinya lebih tinggi daripada disekolah negeri? itu untuk sekolah swasta yang muridnya lumayan banyak kalau sedikit ya sama aja zonk!

Berikut beberapa ciri yang nampak pada diri mahasiswa yang salah memilih jurusan kuliah.

ciri Mahasiswa Salah Pilih Jurusan

1. Bingung Mengapa Masuk Jurusan Tersebut

Mahasiswa yang salah jurusan biasanya tidak memiliki alasan yang jelas mengapa masuk jurusan tersebut. Coba tanyakan pada diri Anda sendiri, apa alasan memilih jurusan tertentu dan apa yang sebenarnya ingin anda capai dimasa depan?

Apabila anda berhasil menjawab pertanyaan diatas dengan tepat, saya ucapkan selamat karena Anda sudah memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat  

Tetapi kalau jawabannya bingung atau ragu-ragu, sudah pasti anda tidak memikirkan masa depan

Kita tau apa saja prospek kerja lulusan IT, mereka bisa menjadi programmer, pengelola database, admin jaringan, developer aplikasi, pengelola data publik, operator TIK dan sebagainya

2. Bukan Pilihan Sendiri

Awal mula salah pilih jurusan kuliah biasanya karena bukan Anda yang memutuskan sendiri untuk memilih jurusan tersebut. Bisa jadi karena tuntutan orang tua, trend, banyak teman Anda yang mengambil jurusan tersebut, dan berbagai faktor lainnya. 

Hal ini memungkinkan Anda menjadi tidak nyaman dalam proses pembelajaran karena tidak memiliki ketertarikan pada bidang tersebut.

Pilihan jurusan kuliah terkadang juga bisa dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya (anaknya kyai dilingkup pondok pesantren kebanyakan mengambil jurusan tentang agama). Bahkan, jurusan yang Anda pilih bisa juga dipengaruhi oleh besarnya peluang mendapatkan pekerjaan misal orang tua bekerja di kantor perpajakan maka orang tua menyarankan jurusan perpajakan agar begitu lulus bisa langsung dicarikan tempat kerja. 

Hal inilah yang menyebabkan banyak orang salah memilih jurusan, dan tidak sedikit mahasiswa yang merasakan hal tersebut.

3. Merasa Tidak Nyaman

Ketika Anda salah memilih jurusan kuliah, jauh didalam hati anda terdapat perasaan yang bergejolak ingin menentang tindakan. Banyak hal dalam proses perkuliahan yang membuat Anda merasa tidak nyaman, seperti gaya pertemanan yang tidak nyambung. Kebanyakan mahasiswa akan menyangkal perasaan ini sebagai proses adaptasi dilingkungan baru. 

Jika Anda sudah mencoba beradaptasi tetapi tidak ada perubahan, mulailah memikirkan solusinya. Rasa tidak nyaman selama proses belajar dikelas terutama pada setiap mata kuliah merupakan salah satu tolak ukur bahwa Anda salah memilih jurusan. Hal ini disebabkan karena jurusan tidak sesuai dengan keinginan, tidak bisa menemukan kecocokan, bahkan tidak tertarik sama sekali dengan mata kuliah yang diajarkan

4. Tidak Memiliki Niat Belajar

Kesukaan pada suatu hal mendorong usaha manusia untuk terus mempelajari hal tersebut. Ketidaktertarikan Anda pada jurusan yang dipelajari, akan membuat Anda malas belajar. Tentu saja jika sudah malas belajar, Anda pun akan kesulitan mengikuti tuntutan perkuliahan. Dalam kasus ini, Anda dapat memilih tetap memaksakan diri, atau mencari hal lain yang sebenarnya Anda sukai.

Kuliah itu tidak gratis, biayanya jauh lebih mahal ketimbang sekolah umum, orang tua anda bekerja keras banting tulang agar anda bisa mengenyam bangku pendidikan yang lebih tinggi dengan harapan dapat merubah nasib dan merubah kehidupan agar lebih baik

Bayar kuliah mahal-mahal dari semester 1 sampai semester 7, begitu lulus tidak punya skill apapun yang didapat dari bangku perkuliahan, akhirnya menjadi pengangguran..

Baca juga: Alasan gue pilih jurusan teknik informatika

5. Tidak Memiliki Mata Kuliah Favorit

Ciri Anda salah memilih jurusan kuliah selanjutnya yaitu tidak memiliki mata kuliah favorit. Biasanya, mahasiswa memiliki ketertarikan pada bidang atau mata kuliah tertentu. Ada juga mahasiswa yang tidak memiliki mata kuliah favorit karena memang suka belajar sehingga menyukai semua mata kuliah yang diajarkan. 

Teman saya ada yang menguasai pemrograman web, android, visual studio, phyton dan sebagainya (serba bisa)

Namun, bila tidak memiliki kesukaan pada satu pun mata kuliah tertentu, hati-hati karena bisa jadi Anda salah memiliih jurusan kuliah. Apabila Anda berada di jurusan yang sesuai dengan keinginan, pasti ada satu atau dua mata kuliah yang menarik minat, dari puluhan mata kuliah yang diajarkan selama 5 tahun

Saat anda mengerjakan Tugas Akhir nanti, anda harus memilih tema project dari sekian banyak bidang yang diajarkan selama 5 tahun, anda menyukai robotik? maka buat saja mekanisme robotik begitu pula saat anda menyukai Phyton terkait citra grafis maka buat saja program pengenalan pola hehe

6. Tidak Bisa Mengikuti Materi Perkuliahan

Tidak dapat mengikuti materi perkuliahan bukan berarti bahwa Anda bodoh. Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidaktertarikan Anda pada materi perkuliahan. Ketika anda tidak tertarik dengan mata kuliah yang diajarkan sedikit banyak mulai mengabaikan materi yang diberikan dosen. Hal ini membuat Anda tidak dapat mengikuti materi perkuliahan sebagaimana mestinya, seperti teman-teman satu kelas

Misal, dalam perkuliahan sistem terdistribusi sudah sampai pada materi 7 tentang sorting lewat data mining sementara anda masih belum mengerti materi 2 tentang cara instalasi modul gulp

7. Sulit Berkonsentrasi

Ciri-ciri lain bahwa Anda salah memilih jurusan kuliah adalah susah untuk berkonsentrasi di setiap mata kuliah yang diajarkan. Anda tidak bisa berkonsentrasi selama perkuliahan berlangsung, dan justru lebih mudah berkonsentrasi pada hal-hal di luar perkuliahan (streaming youtube mungkin)

Sulitnya berkonsentrasi ini disebabkan oleh tekanan yang terjadi di dalam batin, rasa tidak nyaman, gelisah, bahkan tidak suka dengan materi yang dibahas. Hal ini juga bisa dikarenakan Anda dalam kondisi tegang dan pikiran berusaha menolak semua informasi yang mencoba masuk

8. Malas Mengerjakan Tugas

Malas mengerjakan tugas memang sudah menjadi salah satu penyakit mahasiswa. Banyak mahasiswa yang terlihat memiliki pengetahuan intelektual tinggi, merasa sok hebat, tetapi kenyataanya cuma omong besar. Akan tetapi, pada kasus kesalahan pemilihan jurusan, rasa malas ini akan bertambah dua kali lipat.

Alasan mahasiswa malas mengerjakan tugas biasanya karena kebiasaan menyukai hal yang serba instan (nyontek) dan tidak mau bersusah payah. Sedangkan pada mahasiswa yang salah pilih jurusan, rasa malas ini muncul karena tidak tertarik dengan tugas yang diberikan serta tugas dianggap menjadi beban

Daripada mengerjakan tugas, mereka lebih suka fokus pada hal lain misalnya jualan online, ngerakit komputer, bermain game (calon atlit esport) dan sebagainya

9. Lebih Tertarik Membahas Jurusan Lain

Apabila Anda lebih tertarik membahas jurusan lain dibandingkan dengan jurusan sendiri, maka kemungkinan Anda salah pilih jurusan cukup besar. Ketertarikan ini mulai dari mata kuliah yang diajarkan, praktek-praktek selama kuliah, atau isu-isu seputar perkuliahan 

Minat ini pada umumnya muncul karena Anda memang murni tertarik pada jurusan tersebut, sedangkan jurusan yang sedang digeluti sendiri terasa tidak menarik, membosankan, dan dianggap sebagai topik yang paling ingin dihindari untuk dibahas. Alasannya pun sederhana, yakni karena Anda merasa tidak nyaman dan menganggapnya sebagai beban. 

Contoh kasus, SMK masuk jurusan mesin, begitu kuliah masuk jurusan IT, terbiasa olahraga fisik dengan bongkar pasang mesin dibangku sekolah, sekarang malah terbiasa duduk berjam-jam didepan laptop untuk ngoding

10. Tidak Banyak Berkembang

Salah satu tujuan berkuliah adalah untuk mengembangkan kemampuan diri. Apabila jurusan Anda tidak membawa manfaat pada perkembangan yang positif, ini dapat dijadikan indikasi adanya kesalahan dalam memilih  jurusan. Tidak adanya pelajaran yang dikuasai selama perkuliahan disini menjadi salah satu alasan mendasar mengapa Anda tidak banyak berkembang.

Lulusan sarjana IT skill cuma microsoft office (word, excel, power point), itu adalah skill anak SD. Dulu waktu SMP kelas 1 sekitar tahun 2007 saya pernah ikut kursus microsoft office bayar kurang lebih Rp.250.000/bulan

11. Obrolan dengan Teman Sejurusan Tidak Nyambung

Ciri lain bahwa Anda salah jurusan kuliah adalah kesulitan berkomunikasi dengan teman sekelas, karena susah untuk menemukan topik yang sesuai. Kebanyakan teman-teman sekelas tentu akan membicarakan hal seputar perkuliahan, namun disini Anda merasa tidak menyukainya, dan memilih membicarakan topik yang lain.

Topik yang mungkin Anda pilih bisa jadi seputar hobi maupun aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, belum tentu Anda bisa menemukan teman yang menyenangkan untuk diajak membicarakannya. Biasanya orang-orang semacam ini akan memilih berteman dengan orang-orang di luar lingkungan kampus atau jurusannya.

12. Tidak Mempunyai Pandangan Pekerjaan yang Relevan

Anda yang terpaksa (bukan dipaksa) untuk memilih jurusan tertentu, tidak akan mempunyai pandangan mengenai pekerjaan masa depan. Hal ini disebabkan karena kuliah bagi Anda hanyalah formalitas, bahkan bagi sebagian orang, hal itu adalah siksaan yang cukup berat. Karena itu, selama proses perkuliahan, biasanya Anda akan lebih sibuk dengan urusan pribadi.

Anda tidak akan bisa fokus pada materi yang diajarkan dan karir pekerjaan yang disusun oleh orang tua justru menjadi belenggu dalam hidup anda untuk berkembang. Siapa sih orang tua yang tidak ingin melihat anaknya sukses?

Kalau orang tuanya bekerja sebagai guru maka anaknya juga dipaksa menjadi guru agar bisa menggantikannya atau setelah lulus bisa  dimasukkan ketempat kerjanya. Tetapi ada juga lho orang tua yang memberikan kebebasan kepada anaknya untuk menentukan karir masa depan

13. Merasa enggan berangkat kuliah

Saya punya teman yang sebenarnya tidak ingin kuliah tetapi dipaksa orang tuanya untuk kuliah. Alhasil teman saya ini jarang masuk dan mengumpulkan tugas. Alhamdulillah sekarang sudah sukses buka usaha sablon

Kalau anda memiliki keinginan untuk melewatkan jadwal kuliah secara terus menerus berarti anda tidak suka dengan jurusan yang dipilih. 

Jurusan perawat lebih banyak prakteknya dirumah sakit, jurusan olahraga lebih banyak kegiatan diluar lingkungan kampus, jurusan IT lebih banyak nongkrong di kantin seharian untuk ngoding tugas kuliah, jurusan mesin menghabiskan waktunya dibengkel

Pilih jurusan yang sekiranya anda sukai dan bersemangat untuk mengikuti proses belajarnya

14. Skripsi Molor

Tugas kelompok maupun project akhir untuk setiap mata kuliah bisa diselesaikan secara bersama-sama, yang penting ada 1-2 orang didalam kelompok yang mau mengerjakan maka seluruh anggota kelompok mendapatkan nilainya

Tetapi untuk Tugas Akhir kuliah sifatnya individu, mahasiswa harus mengerjakan laporan dan project sendirian tanpa bergantung kepada orang lain

Tak heran kalau beberapa mahasiswa salah jurusan ini skripsinya molor, jangankan skripsi, proporsal tugas akhir saja molor beberapa semester karena konsepnya belum matang

15. Merasa bersalah kepada orang tua

Mahasiswa yang kuliah dibiayai orang tua pasti memikul harapan kedua orang tuanya agar kelak menjadi orang sukses, memikul tanggung jawab untuk merubah nasib keluarga dan sebagai pengganti untuk adik-adiknya ketika kedua orang tuanya tidak sanggup lagi bekerja

Kuliah dengan setengah hati karena perasaan tidak cocok, ingin pindah jurusan, memberikan damage yang begitu luar biasa didalam hati. Perasaan bersalah, menyia-nyiakan pengorbanan orang tua akan selalu menghantui setiap saat

Anda juga begitukan? kalau punya anak inginnya dapat menempuh pendidikan setinggi mungkin dan menjadi orang sukses, tetapi anda saja menjalani kuliah hanya dengan setengah hati

www,helmykediri.com

Helmy Kediri
Helmy Kediri Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara) : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendokan orang tuanya

Posting Komentar untuk "15 Ciri-ciri Mahasiswa Salah Pilih Jurusan Kuliah"

Berlangganan via Email