Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips mengatasi bau mulut selama puasa ramadhan

Blog Orang IT - Perubahan pola dan jam makan pada orang yang sedang berpuasa membawa pengaruh dalam beberapa hal, termasuk perubahan kondisi tubuh terutama kondisi mulut orang yang menjalankannya. 

Dengan tidak adanya makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut, menyebabkan tidak adanya aktivitas yang terjadi di dalam rongga mulut, hal ini dapat menyebabkan produksi air liur yang ada pada mulut berkurang, padahal sebagaimana kita tahu air liur merupakan cairan pembersih alami yang memiliki enzim yang diperlukan untuk mencerna serat dan glikoprotein yang berguna untuk melindungi mukosa mulut. 

Air liur juga berfungsi sebagai imunitas yang dapat menghalangi virus dan bakteri yang mencoba masuk melalui mulut. Kondisi berkurangnya kadar air liur dalam mulut ini menjadikan mulut tempat berkembangnya bakteri yang dapat menyebabkan bau tak sedap keluar dari mulut.

Ada beberapa penyebab timbulnya bau mulut selain dari apa yang telah dibahas di atas, diantaranya :

mengatasi bau mulut selama puasa ramadhan

1. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada dinding sinus yang disebabkan oleh virus flu dan menyebabkan infeksi, meksipun penyebab lainnya infeksi bisa saja terjadi karena bakteri jamur, infeksi pada gigi, ataupun aktivitas merokok. Sinusitis dapat menjadi penyebab bau mulut karena sinusitis menghasilkan lendir berbau yang mengalir dari rongga sinus ke tenggorokan, lendir inilah yang menyebabkan bau mulut  

2. Mulut Kering

Kondisi selanjutnya adalah mulut kering yang disebabkan oleh kurangnya kandungan air liur dalam mulut, hal ini biasa terjadi saat seseorang sedang pilek, dehidrasi, atau mengkonsumsi obat tertentu. Saat seseorang pilek, aktivitas bernafas melalui hidung akan terganggu, hal ini memaksa seseorang untuk bernafas melalui mulut, proses bernafas dari mulut ini dapat membuat rongga mulut menjadi kering, dan keringnya mulut ini menyebabkan perkembangbiakan bakteri yang ada di mulut menjadi tidak terkendali, dan timbul lah bau mulut.

3. Gangguan Saluran Pencernaan

Penyebab lain yang mungkin menimbulkan bau tidak sedap pada mulut adalah adanya gangguan saluran pencernaan. Gangguan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan bau mulut adalah seperti maag dan penyakit asam lambung. Saat seseorang mengalami gangguan saluran pencernaan, asam lambung akan keluar dari lambung dan naik kembali ke Esofagus yang terkadang sampai ke mulut, nah inilah yang menyebabkan timbulnya bau tidak sedap dari mulut.

Bau mulut yang timbul pada orang berpuasa biasanya dikarenakan kondisi mulut kering atau kurangnya jumlah produksi air liur yang membantu melembabkan area mulut. Meskipun bau mulut orang berpuasa sudah dinyatakan oleh Rasulullah lebih wangi menurut Allah daripada bau misik, sebagaimana disampaikan dalam salah satu Hadits Riwayat Imam Bukhari, bukan berarti kita bisa seenaknya saja membiarkan kondisi mulut tanpa menjaga kesehatan dan kebersihannya. Kita tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan mulut agar bau mulut kita tidak menggangu orang lain dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah Ramadhan kita.

Jika kita sudah dapat meyakinkan bahwa bau mulut yang muncul bukan karena permasalahan yang timbul dari organ pencernaan kita, berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mengatasi bau mulut saat menjalankan puasa Ramadhan :

Baca juga: Golongan orang yg selalu didoakan malaikat

1. Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Menjaga kebersihan gigi dan mulut saat berpuasa sangat penting, tidak hanya untuk kepentingan kesehatan tapi kebersihan juga merupakan salah satu perwujudan dari bentuk keimanan. Menggosok gigi setelah makan sahur dan menjelang tidur dapat menjaga kebersihan gigi dan mulut, hal ini mencegah adanya sisa makanan yang tertinggal selama menjalankan puasa, karena sisa makanan yang tertinggal dapat menjadi sarang berkembangnya bakteri yang ada di mulut, selain itu menggosok gigi yang rutin juga dapat bermanfaat untuk menghilangkan plak dan mencegah sariawan.

2. Bersihkan Lidah Setelah Menggosok Gigi

Aktivitas menggosok gigi sudah diketahui secara umum dan menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang, Namun beberapa masih menganggap aktivitias membersihkan lidah setelahnya sebagai sesuatu yang dianggap kurang perlu, padahal lidah dapat menjadi penyebab timbulnya bau mulut karena permukaan lidah merupakan tempat berkumpulnya bakteri.

Permukaan lidah yang tidak dibersihkan dapat menjadi tempat yang subur untuk bakteri, virus, dan sisa makanan. Bakteri dapat berkembang biak dan menghasilkan gas, gas inilah yang menyebabkan terjadinya bau mulut.

Untuk cara membersihkan lidah yang dapat diterapkan, kamu bisa menggosok area permukaan lida antara lain dengan menggunakan alat pembersih lidah, menggunakan sikat gigi khusus, atau menggunakan obat kumur. Hal ini dapat membantu mengontrok perkembangbiakan bakteri yang bersarang di area permukaan lidah yang biasanya turut menyebabkan bau mulut.

3. Konsumsi Air putih yang Cukup

Seperti yang sudah kita bahas di atas, air liur berfungsi untuk menjaga mulut tetap bersih. Kecukupan konsumsi air selama bulan Ramadhan selain menjaga kondisi tubuh tetap segar, juga dapat membantu mengurangi resiko bau mulut. Mengkonsumsi setidaknya 8 (delapan) gelas air putih saat sahur dan berbuka dapat membantu memenuhi kecukupan cairan pada tubuh saat berpuasa, disamping itu hal ini juga membantu jumlah produksi air liur tetap terjaga selama berpuasa. Kecukupan air liur dapat membantu menjaga perkembangbiakan bakteri pada mulut yang dapat menyebabkan bau mulut.

4. Gunakan Obat Kumur

Obat kumur merupakan cairan antiseptic yang dapat membersihkan gigi hingga ke sela-sela terdalam, membersihkan gusi, lidah, sampai ke bagian dalam mulut sampai kerongkongan. Selain diketahui ampuh untuk mencegah bau mulut, obat kumur juga dapat menjaga kesehatan mulut. Kandungan antibakteri chlorhexidine pada obat kumur juga dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada mulut yang dapat menyebabkan bau mulut.

Jika kamu tidak memiliki persediaan obat kumur di rumah, jangan khawatir kamu bisa berkumur secara alami dengan menggunakan garam yang dilarutkan dengan air hangat. Cukup campurkan segelas air hangat dengan satu sendok makan garam, lalu gunakan larutan tersebut untuk berkumur, dan buang setelahnya. Larutan garam tersebut dapat menjadi antiseptic alamti yang dapat membantu mengurangi penumpukkan sisa-sisa makanan yang terdapat di rongga mulut penyebab bau mulut.

5. Hindari Merokok

Nah buat yang punya kebiasaan merokok, sebaiknya selama puasa Ramadhan aktivitas tersebut dikurangi atau lebih baik dihindari jika tidak ingin bertambahnya penyebab lain dari bau mulut. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan penumpukan plak dan karang gigi yang dapat berpengaruh terhadap perubahan kadar air liur yang ada di dalam rongga mulut, perubahan kadar air liur ini dapat menyebabkan berkembangbiaknya bakteri yang ada di mulut penyebab bau mulut.

Jika bau mulut masih terus berlanjut dan menjadi sangat mengganggu, tidak ada salahnya jika kamu sempatkan waktu dan biaya untuk memeriksakannya lebih lanjut ke dokter, siapa tau terdapat masalah yang lebih serius yang terjadi pada tubuh kamu yang menyebabkan bau mulut terjadi.

www..helmykediricom
Helmy Kediri
Helmy Kediri Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara) : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendokan orang tuanya

Posting Komentar untuk "5 Tips mengatasi bau mulut selama puasa ramadhan"