Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

12 Cara menjaga semangat ngeblog ditengah sulitnya persaingan

Selamat Datang di Blog Orang IT- Aktivitas seperti blogging ketika ditekuni lama kelamaan pasti akan tiba pada titik jenuh, kebiasaan ngeblog bertahun-tahun telah membuat kita menghabiskan ratusan jam dimasa lalu untuk menulis artikel, optimasi SEO , aktif dikomunitas dan sebagainya meski hasil yang didapat terkadang tidak sesuai dengan harapan. 

Cara menjaga semangat ngeblog

Tingkat persaingan antar para blogger setiap tahun terus mengalami peningkatan, ada yang bermain whitehat; lebih mengutamakan kualitas dan ada pula yang bermain blackhat; dimana mereka lebih mengutamakan kuantitas

Ngeblog adalah pekerjaan yang tidak pasti, ketika hari ini postingan kita berhasil mendudukui top halaman #1 belum tentu 2-3 minggu kemudian masih tetap berada disana karena kompetitor anda pastinya mencoba meniru dengan membuat konten yang lebih baik

Berikut ini adalah kiat-kiat menjaga semangat blogging ditengah sengitnya persaingan

1. Mantapkan kembali niat awal ngeblog

Pada awal-awal membuat blog kita semua pasti memiliki tujuan, ada yang sekedar menghabiskan waktu luang, ingin berbagi ilmu bermanfaat, mencoba menghasilkan secara online atau membangun aset digital. Biar bagaimana pun niat yang setengah-setengah sebelum mencapai tujuan pasti terputus ditengah jalan, kalau kita melirik bisnis online lain ada banyak yang lebih menjanjikan daripada blogging

Namun, ketika tujuan anda berpenghasilan setiap bulan sudah tercapai bukan berarti anda kehilangan gairah. Anda bisa menetapkan tujuan ke level yang lebih tinggi misal dari awal bergaji 3jt/bulan menjadi 5jt/bulan atau anda ingin membuat 2000 artikel original hasil tulisan pribadi

2. Mulai dari hal yang terkecil

Konsep dasar ngeblog hanyalah menulis artikel kemudian mempostingnya secara publik. Banyaknya jumlah blogger saat ini membuat konten kita semakin sulit terlihat dihalaman serp sehingga mau tidak mau/terpaksa kita harus melakukan optimasi SEO

SEO sendiri dibagi menjadi 2 yaitu OnPage dan OffPage, keduanya menghabiskan banyak waktu dan cukup melelahkan. Menulis artikel panjang lebar tanpa melalui riset juga membuang waktu alias percuma. 

Ketika semua pekerjaan ngeblog digabungkan menjadi satu (riset keyword, menulis , posting, backlink, promosi , referensi dsb) semua itu terlihat melelahkan dan seperti pekerjaan menumpuk yang menunggu untuk segera diselesaikan

Alternatifnya anda bisa memulai dari hal-hal yang kecil seperti meriset keyword, menulis, posting, backlink dengan tempo yang lambat. Lagi pula fokus pada kualitas dapat membawa anda menuju goal. Lihat para mastah meski artikel mereka cuma 30-50 tetapi memiliki trafik harian up to 10.000/day dengan metode optimasi 1 artikel di usahakan masuk page one, baru membuat satu artikel baru

Bagaimana dengan blog anda yang kontennya ratusan, berapa jumlah visitor aktif harian?

3. Manfaatkan fitur penjadwal postingan

Di awal-awal ngeblog dulu kita bisa memposting 1 artikel setiap hari, seiring berjalannya waktu kita semakin disibukkan dengan aktivitas-aktivitas didunia nyata seperti studi, bisnis, bekerja , hingga rasanya memposting 1 artikel setiap hari sudah tidak memungkinkan lagi

Bukan berarti anda harus membiarkan blog terbengkalai begitu saja, ketika tingkat kepercayaan google terhadap blog anda semakin meningkat karena blog selalu menerbitkan konten-konten fresh mendadak vakum karena alasan sibuk maka reputasi blog perlahan mulai menurun, hal ini cukup disayangkan..

Alternatifnya anda bisa mencari partner ngeblog yang bisa dipercaya dengan konsep pembayaran bagi hasil 50-50 atau membayar penulis/memakai jasa penulis (apabila anda tidak ingin berbagi penghasilan 50% dengan partner) . Resikonya kalau partner tersebut adalah teman baik dan tidak memiliki visi misi yang sama justru anda akan semakin dirugikan

4. Aktif dikomunitas blogger

Ada banyak sekali komunitas blogger yang bisa kita jumpai dimedia sosial, seperti blogjak (blogger jakarta), blogger kediri, blogger aceh dan sebagainya. Bergabung kedalam group berarti mendiskusikan ilmu baru seputar blogging atau apapun untuk membuatnya tumbuh

Dari hasil diskusi akan tercipta ide/gagasan baru yang bisa kita jadikan pembahasan sebagai materi diblog. Anda juga bisa menjalin silaturrahmi dan mungkin juga kerjasama dimasa depan. 

Komunitas menjadi tempat berkumpulnya orang-orang untuk menyalurkan ekspresi, opini, berdiskusi, jajak pendapat dan saling support satu sama lain. 

5. Jangan berpikiran ngeblog itu mudah

Beberapa orang awam menganggap ngeblog itu mudah, palingan cuma menulis artikel, membangun pondasi backlink, riset keyword dan sebagainya. Teori itu mudah dipelajari meski praktiknya terkadang susah dilakukan.. lagi pula kalau menghasilkan uang dari blog itu mudah saya yakin pekerjaan freelance sebagai blogger, youtuber, gamer esport pasti diakui oleh pemerintah indonesia 

Ngeblog membutukan ke ikhlasan, anda membuang ratusan jam dimasa lalu untuk menulis artikel, anda mungkin juga perlu keluar modal untuk membeli domain-hosting-tema premium.. tanpa keluar modal sepersen pun sebenarnya bisa dengan resiko penggunaan fitur yang sangat terbatas

Ngeblog itu sama dengan pekerjaan lain, kalau ditekuni bisa menghabiskan waktu seharian, bukannya menulis artikel 1-2 jam kemudian ngelayap sudah autogajian

Baca juga: Yang terjadi pd blog ini setelah sy meninggal

6. Cari kesibukan lain

Pekerjaan ngeblog itu melelahkan, kita harus menatap layar monitor selama berjam-jam dan terpapar sinar radiasi yang membuat mata kita kering, perih , pusing , mengganggu metabolisme tubuh dan berbagai efek lain dari pancaran sinar biru

Anda harus mencari kesibukan lain disela-sela aktivitas ngeblog seperti olahraga, jalan-jalan , belanja, nongkrong dikafe dan sebagainya

Kebiasaan blogger pemula yang harus dihindari

Blogger pemula adalah mereka yang baru saja membuat blog pertamakali, mereka hanya paham garis besarnya saja. Ibarat orang membaca buku mereka telah melihat bagian daftar isi mulai dari cara membuat blog, menulis konten, cara optimasi, mulai menghasilkan uang, studi kasus sukses page one dan sebagainya

Tetapi jarang praktek karena beberapa alasan;

1. Mengumpulkan pengetahuan dulu

Mengapa orang yang belajar secara otodidak lebih lama suksesnya daripada mereka yang ikutan kursus/mentoring online?

Kalau belajar secara otodidak, kita cenderung menumpuk materi SEO di HDD, ada banyak sekali ebook, panduan ngeblog yang bisa kita download secara gratis dengan harapan dibaca nantinya.. tentu saja judul ebooknya sangat menggairahkan seperti "Case study menghasilan $1300 dari blog" atau yang lain, tetapi karena merasa kurang ilmu akhirnya kita menunda praktek

Sementara kursus online atau mentoring, kita diberi 1-2 materi pada setiap pertemuan lalu kita praktekkan baik secara keinginan maupun karena terpaksa, toh kita sudah bayar mahal dan apabila kita sampai ketinggalan saat mengikuti kursus online pasti malu kan? ibarat yang lain sudah belajar cara optimalisasi unit iklan adsense, samentara anda masih belum tau cara daftar adsense karena ketinggalan kursus

Itulah sebabnya anda hanya perlu membaca 1-2 materi kemudian praktek, tidak perlu mengumpulkan terlalu banyak ilmu pengetahuan kalau hasil akhirnya membuat anda berangan-angan. Ibarat baca materi SEO sudah sampai jauh ke teknis pengaturan plugin tetapi realitanya buat blog saja belum sehingga tidak ada progress yang dicapai secara nyata

2. Sibuk mendesain tampilan blog

Blogger pemula menghabiskan banyak waktu untuk mendesain tampilan blog, mulai dari ganti tema, pasang widget, custom jenis font serta menambahkan fitur agar terlihat keren. Realitanya alasan pengunjung mampir ke blog anda bukan untuk menilai estetika melainkan mencari informasi

Itulah sebabnya menghabiskan waktu sekedar untuk mengoptimalkan desain interface hanya buang-buang waktu. Sebaiknya anda lebih fokus memposting artikel yang bermutu dan informatif

3. Kurang istiqomah

Awal-awal ngeblog kita begitu semangat memposting 2-3 artikel sehari , bahkan saya kaget ketika teman saya dalam satu malam mampu membuat 10 artikel. Namun seiring berjalannya waktu tidak semua artikel anda page one, sebagian besar entah terdampar dihalaman berapa yang jelas tidak ditemukan oleh visitor organik

Atau, ketika blog sedang dalam masa-masa kejayaan tiba-tiba muncul perasaan malas dari sebelumnya memposting 5 konten perhari menjadi 1 konten perminggu. Ngeblog adalah pekerjaan yang membutuhkan rutinitas jangka panjang, itulah sebabnya kita semua tau bahwa musuh terbesar para blogger adalah perasaan jenuh

ALternatifnya anda bisa menjadwalkan artikel secara berkala, paling tidak 1 artikel perhari atau ada update terbaru setiap minggunya

4. Sibuk dengan statistik

Blogger pemula selalu melihat perkembangan statistik setiap menit-jam , cek peringkat alexarank, jumlah indeks dan visitor online via analytic. Padahal mengulang-ulang hal tersebut hanyalah membuang waktu dan dapat menimbulkan perasaan kecewa

Melihat statistis blog yang sedikit hanya membuat kita merasa sedih, kecewa, berpikir negatif dan suram. Alhasil semangat ngeblog yang tadinya membara perlahan mulai redup dan padam

5. Menginginkan hasil instan

Jumlah blogger kian mengalami peningkatan, situs berita - ecommerce - forum tanya jawab perlahan mulai menyasar ke topik-topik yang digarap oleh blogger pemula contohnya situs berita seperti tribunnews juga membahas seputar spoiler anime terkadang juga download anime meskipun di arahkan kepada layanan berbayar seperti netflix , iflix dan sebagainya

Iming-iming alat autoblog sebagai solusi cara instant menghasilkan uang dari blog dengan modal copy-paste juga cukup diminati oleh kalangan blogger pemula. Kata-kata manis dari penjual alat kebutuhan blogger di ecommerce rupanya mempengaruhi minat dan ketertarikan blogger pemula untuk terjun kedalam zona blackhat

Sayangnya ngeblog tidaklah semudah itu, dibutuhkan kerja keras dan riset yang mendalam.. boleh-boleh saja menggunakan tools autopost tetapi jangan sampai hal itu merugikan blogger lain yang susah payah menulis artikel original. Ketika anda mengklaim hasil pekerjaan orang lain bukan tidak mungkin kalau rejeki anda juga dipindahkan ke orang tersebut

6. Mengabaikan SEO dasar

Menulis artikel hanya mengandalkan insting tidak akan membawa anda menuju halaman pertama google, meski dari sekian banyak artikel yang anda tulis beberapa diantaranya berada di urutan pertama bukan berarti hal tersebut bisa di ulang. Bisa saja dianggap sebagai kebetulan/hoki/keberuntungan

Tidak memberi alt tag pada file gambar yang ditambahkan ke artikel sebagai ilustrasi juga bisa berarti kesalahan, optimasi gambar dengan menambahkan alt tag sedikit memiliki dorongan relevansi pada artikel anda dimesin pencari

Blog anda bukanlah media besar yang dikelola secara bersama dan memiliki modal besar seperti brainly, quora , codepolitan sehingga anda berharap bisa meniru konten mereka yang kebanyakan kurang dari 300 kata namun sudah bisa page one.

Membuat deskripsi artikel yang menarik sangat diperlukan untuk meningkatkan CTR tetapi anda hanya memotong 1 paragraf di awal artikel yang terlihat kurang menarik

Mendaftarkan blog ke googlewebmaster dan menambahkan peta situs juga penting dilakukan untuk mempercepat indeks, memang tanpa melakukan submit url blog ke webmaster artikel anda tetap terindeks google tetapi tidak menjadi prioritas

Demikian artikel mengenai cara menjaga semangat ngeblog ditengah sulitnya persaingan, tidak bisa dipungkiri hadirnya tools-tools autoblog membuat kita berpikir cara instant untuk menghasilkan uang dari blog tetapi semua itu hanyalah sementara. Blogger sejati yang bisa menghasilkan uang dari blognya selama bertahun-tahun adalah mereka yang bekerja keras untuk membuat blognya terus tumbuh dan berkembang dengan cara-cara yang sesuai dengan pedoman kualitas google

www.helmykediri,com

Helmy Kediri
Helmy Kediri Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara) : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendokan orang tuanya

Posting Komentar untuk "12 Cara menjaga semangat ngeblog ditengah sulitnya persaingan"