Skip to main content

13 ciri-ciri handphone ilegal/blackmarket yang akan diblokir pemerintah

Selamat Datang di Blog Orang IT. Akhir-akhir ini pemerintah telah memberikan wacana akan memblokir handphone ilegal atau blackmarket sehingga tidak bisa memperoleh layanan jaringan dari penyedia operator manapun mulai agustus bulan depan, ini merupakan langkah kritis pemerintah untuk menekan peredaran handphone BM (blackmarket) yang dianggap sudah berlebihan.

Masih banyak dari masyarakat kita yang membeli handphone dan mendapatkan garansi dari distributor tidak resmi yang bukan dari vendor penerbit handphone tersebut. Belum lagi handphone dengan harga tidak masuk akal yang diperjual belikan di toko online merupakan handphone-handphone selundupan dari luar negeri ke indonesia.

Bagaimana cara pemerintah memblokir handphone ilegal? yakni dengan mencocokkan nomor IMEI apabila tidak terdaftar pada kementerian perindustrian maka akan diblacklist oleh penyedia layanan operator seluler manapun

Black Market (BM) merupakan sebutan untuk pasar gelap yang di isi dengan kegiatan transaksi jual beli ilegal. Transaksi ekonominya tidak tercatat, tanpa pajak, bea masuk, atau kewajiban lain untuk perangkat seluler.

Masih banyak diantara kita , keluarga , sanak saudara , teman , tetangga yang bangga membeli handphone ilegal karena harganya lebih murah. Padahal bisa jadi itu hanya ponsel KW (kualitas dua) atau handphone daur ulang dari china yang kualitasnya dibawah standar


Penjual handphone ilegal juga bertebaran disosial media , mereka menjual handphone dengan garansi dari distributor dan harga dibawah rata-rata tentunya ini membuat saya was-was apabila hanya untuk mengikuti trend si doi sampai membeli handphone BM dan setelah pemerintah menandatangani pemblokiran handphone BM maka handphone si doi tidak bisa digunakan lagi  

Oleh sebab itu pada postingan kali ini saya akan sharing ciri-ciri handphone ilegal agar kita tidak tertipu saat membelinya

1. Handphone ilegal memiliki charger yang aneh


charger yang aneh

Sering handphone ilegal dipadukan dengan beberapa komponen yang tidak sesuai dengan standarnya / bukan bawaan pabrik , charger dari handphone ilegal bentuknya aneh karena memang hasil daur ulang tentunya tidak sesuai standar keamanan charger handphone yang aman bagi konsumen.

Charger handphone BM memiliki bentuk yang berbeda dengan charger yang beredar di indonesia. Kalaupun bentuknya sama (KW) tidak akan berlangsung lama sekitar 1-2 bulan pemakaian sudah rusak. Terkadang proses chargernya juga berlangsung lebih lama ketimbang ponsel pada umumnya

2. Tidak ada garansi resmi

Garansi adalah jaminan kualitas suatu barang kepada pembeli yang membuktikan bahwa barang produksi mereka sesuai dengan standar, jadi bila ada cacat atau kerusakan bisa ditukarkan selama masih dalam masa garansi.

Namun handphone ilegal tidak memiliki garansi apapun dari service center vendor terkait karena memang ini handphone ilegal yang diproduksi diluar ijin jadi vendor smartphone tidak mau memberikan garansi apapun karena kualitas produknya diragukan. 

Barang yang tidak dilengkapi dengan garansi berarti kualitasnya diragukan atau tidak dipercaya. Untuk handphone BM biasanya garansinya berasal dari distributor (kurang terpercaya) atau penjualnya langsung tetapi ada biaya lebih yang harus dibayar oleh pembeli kalau garansi resmi kan 100% gratis

Jadi kalau handphone anda rusak maka harus diperbaiki di tempat tukang service handphone terdekat. Gerai resmi atau service center tidak akan mau menerima handphone yang tidak mendapat jaminan langsung dari vendor mereka

3. Handphone ilegal dijual secara massal

Tahukah anda bahwa handphone ilegal sebenarnya banyak dijual disekitar kita , mungkin di konter-konter terdekat atau ditawarkan oleh gerai distributor apalagi yang tempat tinggalnya didaerah terpencil sering kali menjadi target pemasaran handphone ilegal.

Disosial mediapun juga banyak penjualnya baik facebook , instagram , whatsapp jadi anda harus berhati-hati ketika membeli handphone secara online (sering kali deskripsi berbeda dengan produk aslinya)

4. Handphone mudah rusak

Handphone ilegal berasal dari komponen hasil daur ulang , tidak mendapatkan jaminan kualitas apapun dan sering kali dirakit menggunakan komponen kw/bekas agar bisa menyala seperti umumnya tanpa melakukan checkup lebih lanjut untuk menguji kualitas handphone. Pokoknya bisa menyala ... berarti siap untuk di pasarkan

Handphone ilegal dirakit oleh teknisi amatiran yang sering kali mengabaikan standar kelayakan suatu produk. Kalau handphone resmi harus melalui beberapa pengujian untuk memastikan kualitasnya sebelum di kemas dan di pasarkan 

5. Harganya relatif lebih murah

Handphone ilegal dijual dengan harga yang murah, mengapa ? karena dalam pemasarannya mereka tidak membayar pajak , tidak membayar bea cukai , tidak membayar iklan , tidak membayar biaya sewa toko , tidak memberikan garansi resmi dan tidak berani menjamin kualitas produk untuk jangka panjang

Jadi anda jangan kaget kalau handphone ilegal dijual dibawah harga rata-rata. Masyarakat kita merasa sangat bangga bisa membeli handphone selundupan dari pulau batam/surabaya hadehh padahal itu cuma handphone daur ulang dari perusahaan Huishoubao (tempat daur ulang handphone terbesar dichina) yang target pemasaran terbesar mereka adalah negara afrika termasuk indonesia

Sudah tau kan sekarang handphone ilegal itu kualitasnya buruk , jangan bangga menggunakan handphone ilegal hasil berburu dipelabuhan

6. Spesifikasinya mewah

Handphone ilegal bukan hanya harganya yang murah namun spesifikasinya juga kelas tinggi, dan inilah yang membuat handphone ilegal begitu dicari oleh masyarakat indonesia. Harga murah dan spesifikasi tingkat dewa membuat orang-orang terbutakan , mereka tidak ingat lagi apa itu garansi atau apakah IMEI nya terdaftar di pemerintah atau tidak

Handphone yang rusak dan masih bisa diperbaiki akan didaur ulang dan dipasarkan kembali (kalau merek handphone tersebut masih cukup laku dipasaran)

Sementara untuk feature phone yang rusak biasanya akan di lelehkan untuk diambil kandungan logam mulianya (emas , tembaga , perak) 
Pokoknya handphone ilegal dengan harga murah yang di ikuti dengan embel-embel prosesor tingkat A , ram besar , baterai 5000 mAh , kamera 8MP , sim tray 2 slot , layar lebar , sensor keamanan dll sudah cukup untuk membuat orang lupa bertanya apakah itu handphone legal atau ilegal

Yang penting harganya murah kemudian spesifikasinya bagus

7. Dushbook tidak sesuai

Handphone ilegal biasanya dilengkapi dushbook yang tidak sesuai karena dibuat secara massal jadi tidak ada stiker hologram resmi dari indonesia seperti SUD , TAM , SCM , BPTM dan lain-lain. Juga tidak ada keterangan "Made in Indonesia" yang membuktikan bahwa handphone tersebut dibuat dan dirakit dinegara indonesia

Dushbook handphone ilegal tidak dilengkapi dengan stiker hologram yang menunjukkan label resmi , juga keterangan "Made in China" tertulis jelas dibalakang dushbook

Seperti yang kita tau bahwa china merupakan negara yang pandai mereplikasi sebuah produk asli menjadi tiruan yang bagus. Membuat beberapa imitasi seperti komponen handphone atau dushbook bukanlah perkara yang sulit

8. Buku panduan menggunakan bahasa asing

Kalau handphone anda legal pasti dushbook handphone anda akan dilengkapi dengan buku panduan penggunaan handphone dalam bahasa indonesia karena tujuan produsen memang untuk dipasarkan dinegara indonesia. Tetapi kalau handphone ilegal biasanya cuma dilengkapi dengan bahasa dari negara pembuatnya seperti china dan english

Padahal panduan ini sangat penting lho bagi pengguna baru. Mereka bisa mempelajari bagaimana memasang slot dual sim yang benar , bagaimana cara membuka casing handphone dll

9. IMEI Tidak terdaftar

Handphone ilegal IMEI nya tidak terdaftar di Kementerian perindustrian karena memang diselundupkan secara ilegal dan tidak membayar pajak kepada negara. IMEI sendiri merupakan singkatan dari International Mobile Equipment Identity terdiri dari 16 digit nomor dan pihak operator seluler akan menggunakannya untuk mengidentifikasi perangkat yang terdaftar dijaringan mereka

Setiap nomor IMEI menyimpan data-data penting suatu HP. Ibarat KTP, IMEI sendiri menjadi satu-satunya kode unik yang di miliki untuk membedakan HP satu dengan HP yang lain

Cara cek IMEI ketik *#06#

Setelah itu cek nomor IMEI nya di situs pemerintah > http://www.kemenperin.go.id/imei/

Kalau muncul spesifikasi handphone berarti handphone anda legal dan terdaftar di kementerian perindustrian

Baca juga: Penjelasan IMEI dan cek keaslian IMEI

Kalau hasilnya tidak ditemukan , siap-siap nanti agustus bulan depan handphone anda tidak akan mendapatkan layanan jaringan dari operator manapun

10. Kabel data kaku, mudah patah

Kabel data kaku, mudah patah

Kualitas kabel data dari handphoke ilegal sangat mengecewakan karena dibuat dari bahan-bahan tidak berkualitas sehingga terlihat kaku , mudah patah , tidak fleksibel , terkadang colokannya juga tidak cocok karena bukan standarnya

Dilihat dari kinerjanya juga lambat , sering connect disconnect. Baru dipakai beberapa minggu akan kelihatan tanda-tanda kerusakan seperti bekas putih akibat tekukan seperti mau patah bahannya , susah sekali menghubungkan komputer dengan handphone , nyetrum dsb

11. Banyak ditemui ditoko online

Kebanyakan handphone ilegal dijual ditoko online dan tidak mempunyai toko fisik, dengan dalih cuci gudang atau handphone tidak laku dipatok dengan harga yang tidak wajar. Sering kali pembeli menerima handphone yang tidak sesuai dengan produk aslinya. Misal warna handphone nampak kusam , daya tahan fisik kelihatan rapuh dan kinerja system yang buruk

Karena transaksi online hanya bermodalkan kepercayaan , maka kasus penipuan saat jual beli online sangat sering terjadi ketika uang ditransfer tiba-tiba penjual menghilang atau dikirimkan barang dengan spesifikasi yang sama sekali berbeda

Dalam kebanyakan modus , sering kali barang rekondisi/palsu diklaim sebagai barang original untuk menarik perhatian pembeli

12. Cek keaslian sertifikat

Sertifikasi alat merupakan kegiatan penerbitan sertifikat kesesuaian untuk alat atau perangkat telekomunikasi khususnya handphone , komputer , tablet dalam bentuk dokumen yang sesuai persyaratan

Cara mengeceknya : lihat pada dushbook smartphone , terdapat label yang memuat nomor sertifikat misal (123)/SDPPI/tahun

Cek nomor tersebut di sertifikasi.postel.go.id

Pastikan ponsel anda sudah beragaransi resmi dari distributor, jika sesuai berarti handphone anda sudah tersertifikasi dan legal/resmi digunakan di indonesia

Peraturan sertifikasi diatur dalam peraturan menteri kominfo no.18 tahun 2014 dan peraturan menteri kominfo no.23 tahun 2016

13. Handphone blackmarket tidak lengkap

Maksudnya disini adalah terkadang handphone ilegal dijual tanpa headset , tanpa kabel data , tidak ada CD software , kode imei handphone dan dushbook tidak cocok IMEI nya dll

Coba buka dibagian belakang casing handphone , untuk handphone original biasanya ada hologram asal produsen resmi sementara handphone palsu tidak ada hologramnya

Wacana pemblokiran handphone ilegal memang sudah terdengar sejak tahun lalu dan rencananya pemerintah akan menandatangani kebijakan ini pada agustus 2019 (bulan depan) sehingga pemilik handphone ilegal harus segera menjual handphonenya sebelum tidak dapat digunakan sama sekali

Disarankan untuk membeli handphone langsung digerai vendor resmi (MI store , samsung store , oppo store dll) , gerai distributor yang resmi (global teleshop , erafone dll) bukannya secara online di ecommerce , sosial media dll

.... https://helmykediri.com
Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal.

Diperbolehkan menyalin artikel diblog ini dengan syarat mencantumkan sumber link (teks langsung). Blog anda tidak akan dihapus , deindex , adsense tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya dsb
Buka Komentar
Tutup Komentar