Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengatasi kulit kering dan bibir pecah selama puasa ramadhan

Blogger Kediri - Ramadhan adalah bulan dimana di dalamnya terdapat banyak keberkahan dan peluang untuk melakukan berbagai macam kebaikan, bagaimana tidak, bahkan ketika membaca ayat Al Quran saja pahalanya dihitung per huruf, pun pahalanya dilipatkangandakan. Kita tentu tidak ingin jika kesempatan untuk mendapatkan keberkahan dan melakukan berbagai macam kebaikan tadi terganggu karena masalah kesehatan yang sebenarnya dapat kita antisipasi kan?

Salah satu permasalahan kesehatan yang sering menjangkiti seseorang yang sedang menjalankan ibadah puasa adalah kulit kering dan bibir pecah-pecah. Masalah ini (mungkin) terdengar sepele namun dapat mengganggu kekhusyukan ataupun keberlangsungan kita dalam melakukan aktivitas dibulan Ramadhan. 

Coba bayangkan jika kita sedang melakukan aktivitas Ramadhan, lalu timbul rasa tidak nyaman pada tubuh karena kulit kering, atau ketidaknyamanan berbicara dikarenakan bibir pecah-pecah, pasti selain tidak nyaman, tentunya akan membuat kekhusyukan kita dalam menjalankan aktivitas Ramadhan menjadi berkurang.

Mengatasi kulit kering dan bibir pecah

Sebenarnya apa saja sih penyebab Kulit Kering dan Bibir Pecah-Pecah itu?

Banyak faktor yang bisa menyebabkan kulit kering dan bibir pecah-pecah, mulai dari kondisi kesehatan, kualitas istirahat, asupan makanan, jumlah asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh, kebersihan lingkungan tempat tinggal, lama waktu berada di luar ruangan, ataupun faktor usia seseorang.

Kita harus tahu terlebih dahulu penyebab kulit kering dan bibir pecah-pecah sebelum memikirkan tindakan penyembuhan yang dapat dilakukan, karena bisa jadi perbedaan faktor penyebab juga menjadikan treatment penyembuhan yang dilakukan juga berbeda.

Pada orang yang berpuasa, permasalahan kulit kering dan bibir pecah akan lebih mungkin dialami, betapa tidak, perbedaan asupan makanan dan jumlah istirahat yang berbeda dari hari-hari biasa akan mempengaruhi kondisi kulit dan tubuh seseorang yang sedang berpuasa. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kulit kering atau bibir pecah-pecah pada orang yang sedang berpuasa :

1. Minimnya Cairan Dalam Tubuh

Penyebab pertama kulit kering atau bibir pecah selama puasa Ramadhan adalah minimnya cairan yang masuk ke dalam tubuh. Berkurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh menyebabkan tingkat kelembaban kulit menjadi berkurang. 

Agar kulit tetap lembab, kulit perlu cairan untuk dehidrasi agar tingkat kelembabannya tetap terjaga, biasanya kebutuhan mendehidrasi ini tercukupi dengan asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh, namun ketika seseorang melakukan puasa, terlebih jika orang yang berpuasa tidak mengkonsumsi cairan yang cukup saat sahur dan berbuka, dapat mengakibatkan kemampuan kulit untuk mendehidrasi menjadi berkurang, hal ini lah yang menyebabkan kulit menjadi kering atau bibir pecah-pecah.

2. Kurangnya Waktu Tidur

Penyebab yang kedua mengapa kulit kering dan bibir pecah-pecah adalah kurangnya waktu tidur. Seseorang yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan, akan lebih mengoptimalkan waktu malamnya untuk melakukan ibadah, hal ini menjadikan waktu istirahat menjadi sedikit berkurang, hal ini juga bisa menyebabkan keringnya kulit atau munculnya pecah-pecah pada bibir. 

Sebagaimana yang kita tahu, waktu tidur adalah mekanisme yang digunakan oleh tubuh untuk mengisitirahatkan semua organ yang sudah bekerja seharian, termasuk diantaranya adalah kulit, waktu tidur adalah waktu di mana kulit meregenerasi sel-sel kulit mati dengan sel-sel baru, jika seseorang memiliki sedikit waktu tidur, maka akan sedikit pula waktu yang dimiliki kulit untuk meregenerasi sel-sel kulit yang telah mati. Penumpukan sel-sel kulit mati inilah yang menyebabkan terjadinya kekeringan pada kulit ataupun bibir pecah.

3. Terlalu Lama Mandi

Penyebab ketiga, keringnya kulit dan bibir pecah adalah terlalu lamanya durasi yang digunakan untuk mandi. Menghabiskan waktu berlama-lama di kamar mandi saat Ramadhan terlebih ditengah teriknya sinar matahari memang sangat menyenangkan, selain segar.. hal ini juga sangat menyejukkan, tapi hal ini ternyata bisa berdampak kurang baik bagi kondisi kulit.

Secara alami, tubuh akan memproduksi semacam minyak/lemak yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit. Apabila terlalu lama bermain dengan air bisa membuat lemak-lemak alami yang berfungsi melembabkan kulit ini terbawa dan tergerus oleh air, hal inilah yang dapat membuat kulit menjadi kering.

4. Asupan Makanan yang Kurang Terjaga

Penyebab terakhir keringnya kulit dan pecah-pecah pada bibir adalah asupan makanan yang kurang terjaga saat puasa. Sudah menjadi kebiasaaan umum seseorang yang berpuasa, ketika waktu berbuka tiba menu andalan untuk berbuka adalah Gorengan atau Minuman yang mengandung santan. 

Padahal, gorengan itu tidak baik untuk kesehatan kulit, karena pada saat menggoreng, proses pemanasan yang terjadi dapat merusak vitamin-vitamin yang baik bagi kesehatan sehingga kulit menjadi rusak, hal inilah yang menyebabkan efek kurang baik bagi kondisi kulit.

Baca juga: Bahaya tidur setelah makan sahur

Nah, agar kelembaban kulit dan bibir tetap terjaga, serta keringnya kulit dan pecah-pecah pada bibir tidak mengganggu aktivitas Ramadhan kita, berikut adalah beberapa cara yang dapat diterapkan untuk mengatasai kulit kering dan bibir pecah2 selama Ramadhan.

1. Perbanyak Konsumsi Air Putih, Buah, dan Sayur

Memperbanyak konsumsi air putih setidaknya 8 (delapan) gelas selama sahur dan berbuka akan membantu asupan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh terpenuhi serta membantu menjaga kelembaban kulit dan bibir. 

Mengkonsumsi  buah dan sayur pada saat sahur dan berbuka juga membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tetap melembabkan kulit selama proses puasa berlangsung.

2. Hindari Minuman yang Mengandung Kafein

Meskipun bagi sebagian orang, minuman berkafein adalah minuman yang wajib dikonsumsi, sebaiknya minuman ini dikurangi atau dihindari saat berpuasa. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, jika hal ini terjadi pada pembuluh darah dipermukaan kulit, hal ini dapat menyebabkan terhalanginya pembentukan antioksidan dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dalam proses produksi kolagen. Padahal sebagaimana kita tahu, kolagen sendiri sangat baik untuk mempertahankan kekenyalan dan kelembaban kulit.

3. Lakukan Proses Scrubbing

Kulit kering dan bibir pecah itu pertanda menumpuknya sel kulit mati yang ada pada kulit dan bibir, untuk menyingkirkannya kita bisa melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang ada di kulit dan bibir. 

Untuk kulit, kamu bisa menggunakan sugar scrub body wash ataupun scrubbing lainnya seperti kopi ataupun beras yang ditumbuk, sedangkan untuk bibir, bisa menggunakan madu yang dicampur dengan gula putih. Bulir gula putih akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati penyebab bibir pecah-pecah

4. Aplikasikan Pelembab Pada Kulit dan Bibir

Jika pelembab alami yang diproduksi oleh tubuh tidak cukup membantu menjaga kelembapan kulit dan bibir, kita bisa mengaplikasikan pelembab pada kulit dan bibir. Untuk penggunaan pelembab pada kulit kita dapat menggunakan lotion seperti Hand and Body Lotion ataupun Body Butter. Sedangkan untuk bibir, kita dapat  mengaplikasian Lip Balm. Pengaplikasian lotion dan balm ini dapat membantu mempertahankan kelembaban kulit dan bibir.

Semoga beberapa tips tadi dapat membantu kita terhindar dari permasalahan kulit kering ataupun bibir pecah-pecah yang dapat menggangu aktivitas Ramadhan kita.

www.helmykediri..com
Helmy Kediri
Helmy Kediri Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 (perkara) : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendokan orang tuanya

Posting Komentar untuk "Mengatasi kulit kering dan bibir pecah selama puasa ramadhan"