Skip to main content

Ketahui, 5 Cara Perusahaan Teknologi Dalam Menangkal Berita Hoax

Selamat datang di Blog Orang IT. Wabah Virus Corona akhir-akhir ini menjadi berita yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Khususnya yang saat ini sedang terjadi di negara Asia Timur yaitu China. Virus Corona jenis baru tersebut awalnya muncul dan menyebar di China tepatnya di kota wuhan. Beberapa kabar beredar menyebutkan bahwa virus tersebut berasal dari hewan yaitu Kelelawar dan Ular

Informasi terjadinya wabah virus corona mulai menyebar sangat cepat di berbagai negara, bahkan muncul informasi hoax yang tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat sekitar bahwa virus corona menyebar lewat hp xiaomi 😂 yang membuat mereka menjadi resah dan was-was.

Berita hoax yang tersebar membuat perusahaan teknologi ikut turun tangan untuk menangkal berita hoax tersebut dan mengurangi berita kebohongan yang dianggap merugikan. lalu bagaimana cara perusahaan teknologi menangkal berita hoax dan mengatasinya ? Yuk kita cari tau jawabannya lewat artikel ini.

Cara Perusahaan Teknologi Menangkal Berita Hoax Wabah Virus Corona

Banyaknya berita hoax yang disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab rupanya memunculkan pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk meminimalisir kondisi ini. Untungnya beberapa Perusahaan Teknologi tersebut memiliki cara sendiri untuk menangkal berita penyebaran hoax  

1. TikTok

TikTok

Menjadi salah satu media sosial yang sangat populer pada saat ini tentu membuat banyak orang ramai-ramai menggunakan Tik Tok, bahkan ada juga yang menyalahgunakannya untuk menyebar kabar hoax dalam aplikasi ini

Tapi untungnya perusahaan ini memiliki cara untuk menangkal penyebaran berita hoax. Tiktok kabarnya sudah menambahkan fitur link menuju website resmi World Health Organization (WHO) bagi para pengguna yang mencari konten video berkaitan dengan Virus Corona di aplikasi tiktok.

Selain itu, Tiktok juga menyarankan kepada para pengguna untuk melaporkan apabila ada konten tiktok yang melanggar guidelines dan bersifat membahayakan.

2. Facebook

Facebook

Facebook yang diluncurkan pada Februari 2004 lalu yang dimana sekarang ini memiliki jumlah pengguna yang bisa dibilang tidak sedikit (1 milyar lebih aktif),, rupanya perusahaan ini sangat antusias dalam memerangi penyebaran berita hoax.

Kabarnya perusahaan ini menggunakan alat Fact-Checker untuk mereview dan menekan penyebaran berita hoax yang dilakukan oleh penggunanya.

Selain itu perusahaan ini juga menambahkan fitur yang dimana pengguna akan mendapatkan sebuah notifikasi apabila terdapat pengguna yang terdeteksi menyebarkan berita palsu.

3. Twitter

Twitter

Perusahaan teknologi yang lainnya pun ikut serta dalam menangkal berbagai berita hoax. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka semakin cepat pula penyebaran informasi ke seluruh penjuru dunia hanya melalui gadget

Perusahaan ini pun membuat sebuah fitur dimana jika seorang pengguna sedang mencari sebuah berita yang sedang viral, maka fitur ini bekerja seperti halnya menampilkan data yang terpercaya saja. Akan tetapi para pengguna tetap dihimbau agar selalu waspada dalam mencerna informasi dan agar tidak salah tangkap./terjerumus kedalam informasi hoax

4. Youtube

Youtube

Youtube merupakan perusahaan yang sedang mencapai puncak kejayaanya di jaman ini. Seiring berkembangnya jaman, penggunanya menjadi semakin banyak hanya dalam kurun waktu yang singkat semenjak orang-orang mulai menghasilkan uang dengan cara mengunggah video

Perusahaan ini rupanya sudah melakukan antisipasi lebih awal dalam penyebaran berita hoax. Perusahaan ini menambahkan fitur khusus , jika pengguna sedang mencari informasi, maka youtube akan menampilkan informasi dan akan memberikan sebuah saran ke pengguna untuk memilih sumber informasi yang terpercaya.

5. Google

Google

Perusahaan terakhir yang berusaha menangkal penyebaran informasi berita hoax ialah Google. Perusahaan ini dipimpin oleh Sundar Pichai. Google merupakan platform yang paling digemari dalam mencari informasi bahkan hampir sebagian besar masyarakat kita menggunakan mesin pencari google dalam mencari informasi

Para Pengguna internet yang sedang mencari informasi menggunakan layanan google search, maka google akan menyuguhkan semua infromasi bahkan ada juga informasi yang terkait, akan tetapi pengguna tetap dihimbau untuk mencari sumber informasi yang terpercaya.

Demikian 5 cara perusahaan teknologi dalam menangkal berita hoax yang sedang marak pada saat ini. Jika anda sedang mencari informasi, alangkah baiknya kalian cari di tempat yang terpercaya beserta sumber yang lebih jelas.

Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal.

Jangan lupa untuk mengulas blog ini lewat google my business Berikan ulasan

Diperbolehkan menyalin artikel diblog ini dengan syarat mencantumkan sumber . Blog anda tidak akan dihapus , deindex , adsense tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya dsb
Buka Komentar
Tutup Komentar