Skip to main content

Jenis konten yang iklannya dibatasi oleh google adsense

Selamat Datang di Blog Orang IT. Kebijakan adsmanager sekarang ini semakin ketat , jika dulu kita menerima notifikasi pelanggaran tingkat halaman untuk konten tertentu yang tidak sesuai dengan kebijakan adsense namun update terbaru mengatakan bahwa pusat kebijakan hanya di isi dengan pelanggaran berat sementara halaman yang tidak sesuai kebijakan langsung mendapatkan sanksi berupa pembatasan iklan

Dan nampaknya sistem adsense mulai memberlakukan kebijakan konten dengan lebih serius dibandingkan tahun-tahun sebelumnya , hal ini dapat kita lihat dari banyaknya penayang yang mengeluh iklannya tidak tampil dan menerima notifikasi pembatasan iklan karena alasan trafik tidak valid atau konten melanggar

Seperti halnya beberapa blog dengan tema konten hacking benar-benar tidak mendapat bid iklan lagi sehingga beberapa blog favorit saya bertemakan hacking iklannya nge-blank

Pada awal bulan agustus 2019 kemarin , adsmanager telah mengirim pemberitahuan mengenai perubahan kebijakan penayangan iklan kepada semua publisher adsense dengan menguraikan jenis konten yang tidak diizinkan untuk menampilkan iklan dan jenis konten yang dibatasi monetisasinya

perubahan kebijakan penayangan iklan

Artinya bagi Anda sebagai penayang AdSense:

Memonetisasi konten yang termasuk dalam Pembatasan Penayang Google tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran kebijakan; akan tetapi, sistem akan membatasi iklan pada konten tersebut sebagaimana mestinya, berdasarkan preferensi setiap produk iklan dan/atau preferensi masing-masing pengiklan.

Dalam kasus tertentu, hal ini berarti bahwa tidak ada sumber iklan yang mengajukan bid untuk inventaris Anda dan tidak ada iklan yang akan muncul di konten tersebut. Oleh karena itu, meskipun Anda dapat memilih untuk memonetisasi konten yang tercakup oleh Pembatasan Penayang Google, Anda mungkin akan menerima lebih sedikit iklan pada konten yang dibatasi ini dibandingkan yang akan Anda terima pada konten lain yang tidak dibatasi.

Konten yang termasuk dalam Kebijakan Penayang Google tidak diizinkan untuk dimonetisasi dan Anda tidak boleh menempatkan iklan pada konten tersebut. Mencoba memonetisasi konten yang melanggar kebijakan dapat mengakibatkan akun Anda ditangguhkan atau dihentikan.



Pusat Kebijakan AdSense akan memberikan informasi mendetail tentang masalah yang dapat membatasi iklan muncul di situs, bagian situs, dan halaman Anda, serta cara menyelesaikan masalah pada penayangan iklan dan meminta peninjauan.

Jenis konten yang iklannya dibatasi oleh google adsense

Google admanager memberikan kesempatan bagi pengiklan untuk mempromosikan layanan dan produk yang bermanfaat kepada calon pelanggan yang tepat , selain itu google juga memberikan kemampuan kepada penayang iklan untuk bisa memonetisasi konten mereka melalui jaringan periklanan yang terpercaya

Pembatasan iklan berasal dari identifikasi konten untuk menerima lelang periklanan karena sebab tertentu. Pengertian konten disini mencakup semua hal yang ditampilkan pada halaman anda baik berupa artikel teks , video maupun antar muka aplikasi.

Jika konten anda mendapati label pembatasan dari inventaris berarti terjadi pengurangan jumlah iklan yang memenuhi syarat untuk mengajukan bidding pada inventaris anda dan itu menyebabkan iklan tidak muncul pada halaman dengan konten tertentu. 

Iklan dari google ads tidak akan ditayangkan pada halaman yang mendapatkan label pembatasan ini. Jika pada blog anda terdapat sebuah halaman yang dinilai tidak sesuai dengan pedoman pembatasan iklan maka halaman tersebut akan menampilkan lebih sedikit iklan atau tidak sama sekali dibandingkan halaman lain yang tidak terkena pembatasan iklan

Baca juga: 31 cara mengatasi iklan adsense blank

Berikut adalah jenis konten yang dibatasi oleh google adsense sehingga tidak dapat menampilkan iklan :

1. Konten seksual

> Konten yang berisi ketelanjangan bahkan dalam kasus yang lebih parah bisa menyebabkan akun adsense ditangguhkan

> Halaman yang bertujuan memberikan kepuasan secara seksual , mengarah ke seksual atau mendorong rangsangan seksual

Contoh: Gambar dada, pantat, atau selangkangan dari jarak dekat, pakaian transparan atau tembus pandang, bagian tubuh intim yang diburamkan, gambar pria atau wanita berpose atau menanggalkan pakaian dengan cara yang menggoda meskipun disensor

> Membahas obsesi seksual (fetish) ketertarikan pada suatu hal yang mengarah ke seksual
Contoh: Voyeurisme, permainan peran, bondage, dominansi dan submisi, sadomasokisme

> Membahas hiburan seksual.
Contoh: Festival film pornografi, layanan webcam dewasa, klub tari telanjang , cerita dewasa

> Mempromosikan barang dagangan terkait seks.
Contoh: Mainan seks, pelumas pribadi, alat perangsang genital , obat bius / obat perangsang , obat kuat , menjual rambut kelamin

> Memfasilitasi hubungan dan/atau pertemuan yang bersifat seksual.
Contoh: Hubungan gelap, bertukar pasangan, kencan semalam, pacar sewaan , kawin kontrak atau kencan kilat

> Memberikan saran mengenai kemampuan seksual.
Contoh: Tips mengenai seks, membahas organ intim , kamasutra

> Mempromosikan obat atau suplemen perangsang seksual.
Contoh: Pil disfungsi ereksi, suplemen peningkatan libido, pil anjing birahi

2. Konten yang dianggap mengerikan

Iklan adsense juga dibatasi pada halaman dengan konten yang dianggap mengerikan , itu mencakup :

> berisi gambar atau deskripsi yang mengerikan, vulgar, atau menjijikkan.
Contoh: Gambar darah, isi perut, luka berdarah, cairan seksual, kotoran manusia atau hewan, foto TKP atau kecelakaan (gore)

> menggambarkan tindakan kekerasan.
Contoh: Gambar atau deskripsi tentang penembakan, ledakan, atau pemboman; video eksekusi , persekusi , pembantaian , penyiksaan

> berisi atau menampilkan secara mencolok kata-kata vulgar atau yang tidak sopan dalam jumlah yang signifikan.
Contoh: Kata-kata sumpah serapah atau makian, variasi dan salah eja kata-kata yang tidak sopan (fuc-k , slu-t...)

3. Konten tentang bahan peledak

> mempromosikan penjualan produk yang dapat meledak atau menyebabkan kerusakan pada orang atau properti di sekitarnya.
Contoh: Bom paku, bom kimia, kembang api apa pun yang meledak, petasan, granat , bom ikan, putas

> berisi petunjuk tentang perakitan, penyempurnaan, atau cara mendapatkan komponen bahan peledak.
Contoh: Panduan pembuatan bom, software, atau peralatan untuk membuat komponen granat, bom, atau perangkat peledak lainnya dengan teknologi printer 3D (banyak teroris yang belajar merakit bom dari internet)

4. Halaman yang membahas seputar senjata termasuk komponen pendukungnya

> mempromosikan penjualan senjata api atau meskipun senjata yang ditujukan untuk olahraga atau rekreasi yang dapat menyebabkan cedera serius jika disalahgunakan, atau yang tampak seperti senjata sungguhan.
Contoh: Pistol, senapan, shotgun, senapan berburu, senapan antik yang masih berfungsi, senapan angin, senapan paintball, bb gun, senjata yang dibuat dengan teknologi printer 3D, panah

> mempromosikan penjualan suku cadang, komponen, atau perlengkapan terkait senjata api, baik jadi maupun belum jadi, yang penting untuk atau menyempurnakan fungsi senjata api.
Contoh: Amunisi, klip amunisi, peredam suara, tripod dan bipod untuk senjata, popor, kit konversi, gagang senjata api, alat bidik dan teleskop, bump stock (aksesori untuk mengubah senjata semi-otomatis menjadi otomatis)

> berisi petunjuk tentang perakitan atau penyempurnaan fungsi senjata api.

5. Jenis senjata berbahaya lainnya

Halaman dengan konten seputar senjata berbahaya juga terkena dampak pembatasan iklan :

> mempromosikan penjualan senjata lain yang dirancang atau dipromosikan sebagai produk yang dapat digunakan untuk melukai lawan dalam olahraga, pertahanan diri, atau pertarungan.
Contoh: Shuriken, kerakeling, alat kejut listrik, semprotan merica , semprotan cabai , cambuk , pisau lipat kecil

> mempromosikan penjualan pisau yang dirancang untuk memberikan keunggulan dalam konfrontasi (termasuk wujud pisau yang terselubung atau mekanisme pembukaan otomatis ).
Contoh: Pisau lipat, pisau tarung, pedang tongkat, pisau balisong, pisau militer, belati push dagger, kapak lempar , pisaunya rambo

> berisi petunjuk tentang perakitan, penyempurnaan, atau cara mendapatkan produk apa pun yang tercakup dalam bagian "Senjata berbahaya" ini.

6. Halaman yang mempromosikan Tembakau

> mempromosikan penjualan tembakau dan produk terkait tembakau. Karena rokok dianggap seperti racun
Contoh: Rokok, cerutu, pipa tembakau, kertas linting rokok, tembakau kunyah, rokok elektronik

7. Halaman yang mempromosikan Narkoba

> mempromosikan zat yang mengubah kondisi mental untuk tujuan kesenangan atau menimbulkan "euforia".
Contoh: Kokain, sabu kristal, heroin, ganja, pengganti kokain, mefedron, "legal high (obat-obatan yang memabukkan)"

> mempromosikan produk atau layanan yang dipasarkan untuk memfasilitasi penggunaan narkoba.
Contoh: Pipa, bong, kedai kopi ganja

> memberikan petunjuk tentang cara memproduksi, mengajarkan, membeli, atau menggunakan narkoba.
Contoh: Forum untuk berbagi tips atau saran tentang penggunaan narkoba agar terasa lebih nikmat

8. Penjualan atau penyalahgunaan alkohol

> memfasilitasi penjualan online minuman beralkohol. 

> mempromosikan konsumsi alkohol secara tidak bertanggung jawab.
Contoh: Penggambaran efek positif dari meminum minuman beralkohol secara berlebihan atau pesta minuman keras

9. Perjudian online

Halaman dengan konten perjudian sebenarnya melanggar kebijakan adsense namun beberapa situs yang tidak terlalu kental unsur perjudiannya namun masih memiliki unsur taruhan dapat dikenai pembatasan iklan

> mempromosikan perjudian dengan uang online, atau permainan berbasis internet menggunakan uang atau barang berharga lainnya yang dibayarkan atau dipertaruhkan dengan imbalan peluang untuk memenangkan uang atau hadiah berdasarkan hasil permainan tersebut.
Contoh: Kasino atau bandar taruhan online, pembelian tiket lotre atau kartu gosok online, taruhan olahraga online, agregator atau situs afiliasi yang mempromosikan halaman perjudian online

> Halaman tentang lomba terkadang juga dikenai pembatasan iklan

10. Halaman tentang Obat resep

Halaman yang menjual obat atau membagikan resep tertentu terkadang dikenai pembatasan iklan

> mempromosikan penjualan obat resep secara online.
Contoh: Penjualan obat resep, apotek online meskipun ini sangat menguntungkan kalau dijadikan sampingan affilasi

> Obat dan suplemen yang tidak disetujui
Adalah konten yang dicekal di negara tertentu

> mempromosikan penjualan obat dan suplemen yang tidak disetujui.
Contoh: Semua item dalam daftar tidak lengkap obat dan suplemen yang tidak disetujui ini; produk yang mengandung Efedra; suplemen herbal dan diet dengan bahan obat aktif atau berbahaya; produk dengan nama membingungkan yang mirip dengan obat atau suplemen atau zat terkontrol yang tidak disetujui

11. Aplikasi yang dihapus dari Google Play Store

Anda berfikir untuk membagikan aplikasi-aplikasi yang pernah terbit di playstore namun karena pelanggaran kebijakan aplikasi tersebut kini telah dihapus permanen dari playstore. Halaman seperti ini juga akan dikenai pembatasan iklan

Jenis konten yang dapat menyebabkan akun adsense dibanned

Googleads manager membantu penayang memonetisasi konten mereka dengan menampilkan iklan dari sponsor untuk menjangkau pelanggan mereka. Untuk menjaga ekosistem periklanan yang sehat membutuhkan batasan serta aturan yang menjamin keamanan ke dua belah pihak baik pengiklan maupun penayang iklan

Tidak semua jenis konten di ijinkan untuk menampilkan iklan dari adsense, beberapa konten terlarang bisa menyebabkan akun penayang di tangguhkan karena melanggar kebijakan konten yang di nilai merugikan bagi pengiklan.

Kegagalan dalam memahami kebijakan periklanan terkait masalah konten yang tidak di ijinkan menyebabkan iklan jarang muncul , akun adsense ditangguhkan/dihentikan selamanya.

Berikut ini adalah jenis konten terlarang yang tidak boleh/tidak bisa dimonetisasi dengan iklan adsense

1. Konten ilegal

Semua konten ilegal tidak di ijinkan untuk menampilkan iklan adsense , ini termasuk mempromosikan kegiatan ilegal, atau melanggar hak hukum orang lain

2. Menyalahgunakan kekayaan intelektual

> melanggar hak cipta orang lain : Google adsmanager memiliki kebijakan untuk menanggapi pemberitahuan tentang dugaan pelanggaran hak cipta dan mematuhi Digital Millennium Copyright Act (DMCA). Anda dapat mengajukan pemberitahuan tanggapan melalui formulir ini.
Anda juga bisa melaporkan web-web yang merugikan dengan mengatasnamakan pemegang hak cipta , mewakili nama pemegang hak cipta

Baca juga: Melaporkan blog copas ke DMCA

> menjual atau mempromosikan penjualan produk palsu. Barang palsu memiliki merek dagang atau logo yang identik atau sangat sulit dibedakan dari merek dagang atau logo aslinya. Barang tersebut meniru fitur merek dari suatu produk dalam upaya untuk menyamar sebagai produk asli dari pemilik merek.
Mencakup barang imitasi , daur ulang , barang dengan deskripsi yang menipu

3. Mempromosikan spesies langka dan terancam punah

Mempromosikan penjualan produk yang didapat dari spesies langka atau terancam punah.
Contoh: Penjualan harimau, sirip hiu, gading gajah, kulit harimau, tanduk badak, minyak lumba-lumba , tas kulit monyet orang utan , buah zakar badak

4. Konten sara, rasisme , vandalism

Konten dengan ke empat unsur berikut dibenci oleh mitra adsense

> menghasut , kebencian , mendukung diskriminasi , atau meremehkan individu atau kelompok berdasarkan ras atau suku, agama, disabilitas, usia, kebangsaan, status veteran, orientasi seksual, jenis kelamin, identitas gender, atau karakteristik lain yang terkait dengan diskriminasi atau marginalisasi sistematis.
Contoh: Mempromosikan kelompok pembenci atau perlengkapan kelompok pembenci, mendorong orang lain agar percaya bahwa seseorang atau suatu kelompok tidak bermartabat, rendah, atau layak dibenci

> melecehkan, mengintimidasi, atau menindas individu atau kelompok individu.
Contoh: Menjadikan seseorang sebagai sasaran kekerasan atau pelecehan, menyiratkan bahwa suatu peristiwa tragis tidak benar-benar terjadi, atau bahwa korban atau keluarganya adalah aktor, atau berkomplot untuk menutupi peristiwa

> mengancam atau memprovokasi untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Contoh: Konten yang mendorong bunuh diri, anoreksia, atau tindakan menyakiti diri sendiri lainnya; menganjurkan atau memprovokasi untuk melakukan praktik atau klaim medis atau kesehatan yang berbahaya; mengancam seseorang dengan bahaya yang nyata atau ajakan untuk menyerang orang lain; mendukung, memuliakan, atau mengampuni kekerasan terhadap orang lain; konten yang dibuat oleh atau mendukung kelompok teroris atau konten yang mempromosikan tindakan teroris, termasuk perekrutan, atau yang merayakan serangan teroris, dongeng isekai

> mengeksploitasi orang lain melalui pemerasan.
Contoh: Penghapusan konten pornografi dengan membayar uang tebusan, publikasi konten pornografi untuk membalas dendam, pemerasan , skandal

> membahas politik, isu sosial, atau masalah yang menjadi perhatian publik kepada pengguna di negara selain negara Anda, jika memberikan informasi yang salah atau menyembunyikan negara asal atau detail penting lainnya tentang diri Anda.

5. Memfasilitasi para pelanggar hukum

> membantu pengguna menyesatkan orang lain.
Contoh: Membuat dokumen palsu atau aspal seperti paspor, ijazah, atau akreditasi; penjualan atau distribusi makalah, jasa penulisan makalah atau joki ujian; informasi atau produk untuk mengakali tes narkoba , sertifikat palsu

> mempromosikan segala bentuk hacking dan cracking dan/atau memberi pengguna petunjuk atau peralatan yang dapat mengubah atau menyediakan akses tanpa izin ke software, server, maupun situs.
Contoh: Halaman atau produk yang memungkinkan akses ilegal ke ponsel serta sistem maupun alat komunikasi atau penayangan konten lainnya; produk atau layanan yang mengabaikan perlindungan hak cipta, termasuk penghindaran teknologi manajemen hak digital; produk yang memulihkan secara ilegal sinyal satelit atau kabel untuk mendapatkan layanan gratis; halaman yang membantu atau memungkinkan pengguna mendownload streaming video jika dilarang oleh penyedia konten

Segala aktivitas berbau hacking , cracking , memberikan keygen , tutorial deface , carding dilarang untuk menjadi mitra adsense

6. Konten yang menyesatkan

> salah merepresentasikan, menyesatkan, atau menyembunyikan informasi tentang Anda, konten, atau tujuan utama dari properti web Anda.

> merayu pengguna untuk berinteraksi dengan konten atas dasar alasan palsu atau tidak jelas.

> terlibat dalam "phishing" untuk mendapatkan informasi pengguna.

> mempromosikan konten, produk, atau layanan yang menggunakan klaim yang tidak benar, tidak jujur, atau menipu.
Contoh: Tips "Kaya Mendadak" , jati jutawan dalam 3 hari , pengeruk dollar instant

> berbohong dengan menyiratkan adanya afiliasi , atau dukungan dari individu, organisasi, produk, atau layanan lainnya.
Contoh: Meniru identitas produk Google, menyalahgunakan logo perusahaan lain

7. Halaman berisi software berbahaya

> software berbahaya atau "malware" yang dapat merusak atau mendapatkan akses tanpa izin ke komputer, perangkat, atau jaringan korban
Contoh: Virus komputer, ransomware, worm, trojan horse, rootkit, keylogger, program dialer, spyware, software keamanan penipu, dan program atau aplikasi berbahaya lainnya

> melanggar Kebijakan Google mengenai Software yang Tidak Diinginkan.
Contoh: Tidak bersikap transparan tentang fungsi yang diberikan software atau implikasi lengkap dari tindakan menginstal software, tidak menyertakan Persyaratan Layanan atau Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir, menyertakan software atau aplikasi lain tanpa sepengetahuan pengguna, melakukan perubahan sistem tanpa persetujuan pengguna, menyulitkan pengguna untuk menonaktifkan atau meng-uninstal software, tidak menggunakan dengan baik Google API yang tersedia secara umum saat berinteraksi dengan layanan atau produk Google

8. Konten seksual vulgar

Iklan Adsense tidak bisa ditempatkan pada halaman dengan materi dewasa mencakup teks, gambar, audio, video, atau game yang berisi aktivitas seksual grafis.
Contoh: Tindakan seks seperti aktivitas seksual genital, anal, dan/atau oral; masturbasi; kartun porno atau hentai; ketelanjangan grafis

Berisi tema seksual di bawah paksaan, baik simulasi ataupun nyata.
Contoh: Pemerkosaan, inses, bestialitas, nekrofilia, film snuff, lolita atau pornografi bertema remaja, kencan di bawah umur , game simulator bdsm

Mempromosikan tindakan seksual untuk mendapatkan imbalan, menjual foto-foto syur untuk member gold
Contoh: Prostitusi, layanan pasangan dan pendamping, pijat intim dan layanan serupa, situs pelukan

9. Pengantin pesanan

Memfasilitasi pernikahan dengan orang asing.
Contoh: Situs pengantin pesanan, perantara pernikahan internasional, tur mencari jodoh , kencan lgbt

Kalau anda menemukan situs dating dipasangi adsense langsung laporkan saja

10. Tema-Tema dewasa dalam lingkungan keluarga

Konten yang dibuat agar tampak sesuai untuk audiens keluarga tetapi berisi tema dewasa, termasuk seks, kekerasan, atau gambaran lain tentang anak-anak atau karakter anak yang terkenal, yang tidak sesuai untuk audiens umum.
Materi pelecehan seksual terhadap anak dan pedofilia

Contoh: Gambar pelecehan seksual terhadap anak-anak atau konten lain yang secara visual menggambarkan, mendorong, atau mempromosikan ketertarikan seksual orang dewasa terhadap anak di bawah umur

Google mengutuk keras monetisasi pada halaman yang terdapat unsur pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur/pedofilia. Google memerangi konten-konten dengan unsur sensual terutama yang mengeksploitasi anak-anak.

Menurut hukum di negara amerika serikat bahwa pelecehan seksual terhadap anak didefinisikan sebagai ilustrasi visual dari anak-anak di bawah umur (yaitu, di bawah 18 tahun) yang terlibat dalam tindakan seksual seperti hubungan badan, seks oral, atau masturbasi serta ilustrasi erotis alat kelamin

Definisi ini mencakup foto, video, gambar kartun, gambar, lukisan, dan patung. Gambar dapat memperlihatkan anak yang nyata; gambar hasil rekayasa komputer, teknik morphing, komposit atau gambar yang diubah dengan tampilan menyerupai anak

Termasuk juga mengiming-imingi anak di bawah umur dengan imbalan uang untuk melakukan tindakan seksual, yang dikenal juga sebagai "bujuk rayu". Pedofilia adalah konten atau perilaku (gambar, teks, video, dsb.) yang menggambarkan, mendorong, atau mempromosikan ketertarikan seksual orang dewasa terhadap anak di bawah umur (yaitu, di bawah 18 tahun).

......http://helmykediri.com
Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal.

Jangan lupa untuk mengulas blog ini lewat google my business Berikan ulasan

Diperbolehkan menyalin artikel diblog ini dengan syarat mencantumkan sumber . Blog anda tidak akan dihapus , deindex , adsense tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya dsb
Buka Komentar
Tutup Komentar