Skip to main content

Bahaya yang ditimbulkan akibat terpapar radiasi smartphone

Selamat Datang di Blog Orang IT. Penggunaan ponsel tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat karena ponsel sendiri telah manjadi bagian penting yang melekat dalam aktivitas sehari-hari. Ketika waktu luang kebanyakan orang bermain gadged bahkan bekerja sekalipun harus didepan gadged

Setiap hari mereka terpapar sinar radiasi yang berbahaya bagi kesehatan tubuh dan memicu munculnya berbagai penyakit. Radiasi akan lebih berbahaya jika menimpa anak-anak atau remaja yang masih dalam tahap pertumbuhan karena dapat berakibat fatal. Anda harus tau ciri-ciri pengguna smartphone yang terganggu kesehatanya akibat terlalu lama terkena paparan sinar radiasi

Untuk membahas itu semua mari saya jelaskan dari awal mengenai pengertian radiasi dan seberapa bahaya dampak yang ditimbulkan bagi kesehatan manusia

Mengenal radiasi

Bahaya penyakit akibat radiasi smartphone

Radiasi mendeskripsikan setiap compositions di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Orang awam sering menghubungkan individualized organization radiasi ionisasi (misalnya, sebagaimana terjadi pada senjata nuklir, reaktor nuklir, dan zat radioaktif), tetapi juga dapat merujuk kepada radiasi elektromagnetik (yaitu, gelombang radio, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultra violet, dan X-beam), radiasi akustik, atau untuk compositions lain yang lebih jelas.

Radiasi smartphone disebabkan oleh paparan signal radio frequensi dalam jangka waktu lama yang memicu terjadinya pusing , mual hingga muntah akibat terlalu lama menggunakan ponsel dan radiasi juga memicu berkembangnya sel kangker

Ciri-ciri terkena radiasi smartphone

Perkembangan teknologi memang membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia , beberapa efek positif dari pemanfaatan teknologi membuat kehidupan umat manusia menjadi lebih baik namun disisi lain perkembangan teknologi juga mendatangkan bahaya terutama gelombang radio yang dipancarkan oleh perangkat elektronik

Ada beberapa penyakit yang muncul akibat sinar radiasi smartphone dan itu berbahaya bagi orang yang menghabiskan banyak waktu menatap layar ponsel khususnya anak-anak tanpa pengawasan orang tua

Sampai saat ini masih terus dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak negative paparan frequensi radio yang dipancarkan oleh barang elektronik khususnya alat komunikasi ponsel , setidak telah dikonfirmasi penyakit yang ditimbulkan akibat terpapar radiasi ponsel terlalu lama , diantaranya:

Alzheimer

Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara serta perubahan perilaku pada pasien karena gangguan otak progresif atau lambat.

Alzheimer adalah gangguan ingatan dimana seseorang menjadi pelupa akan suatu hal , awalnya ini bukanlah hal yang buruk namun lama kelamaan ini membuat korban kesulitan mengingat informasi dalam periodik tertentu. Alzheimer sendiri sampai saat ini belum ditemukan obat atau terapi untuk menyembuhkanya

Penggunaan ponsel dalam jangka waktu panjang mengakibatkan kemampuan daya ingat turun , sulit belajar hingga menurunkan kecakapan berbicara

Gangguan telinga

Sering mendengarkan musik dismartphone menggunakan headset juga berdampak buruk bagi kesehatan telinga anda .

Izinkan saya menjelaskan sedikit efek suara pada telinga. Suara keras dan tekanan pada telinga dapat merusak sel-sel rambut di telinga bagian dalam, memungkinkan rangsangan mekanik diubah menjadi getaran suara sebagai sinyal listrik yang diartikan oleh otak sebagai suara. Seiring waktu, sel-sel rambut ini dapat rusak secara permanen dan tidak lagi mampu menghasilkan suara.

Suara yang dihasilkan oleh headphone sering kali harus "bersaing" dengan kebisingan latar belakang dari luar, terutama di daerah bising seperti keramaian, tempat-tempat umum, bandara, terminal, dan sebagainya. Berkenaan dengan setiap jenis earphone dan pabrikan mungkin memiliki standar yang berbeda. Ambang batas suara yang dapat menyebabkan kerusakan pendengaran jangka panjang adalah 80 dB, sedangkan kerusakan langsung atau langsung adalah 130 dB. Karena itu, produsen earphone tidak disarankan untuk membuat headphone yang dapat menghasilkan suara lebih besar dari 100 dB.

Penelitian medis menunjukkan bahwa Anda dapat mendengarkan pemutar musik seperti pemutar MP3 dengan durasi total 1,2 jam per hari menggunakan earphone default (lubang suara "default") dari produsen pemutar. pemutar musik / MP3 dengan volume 80% dari level maksimum. Tidak disarankan untuk meningkatkan volume secara maksimal (100%) jika Anda menggunakannya lebih dari 5 menit sehari (jika Anda menggunakan earphone internal), 3 menit sehari (jika Anda menggunakan earphone "isolasi" yang menghalangi kebisingan latar belakang), atau 18 menit sehari (jika Anda menggunakan "supra-auricular" yang diletakkan di bagian luar telinga, tidak dimasukkan ke dalam telinga.) Melebihi rekomendasi ini akan mempercepat penurunan fungsi pendengaran.

Durasi maksimum yang disarankan untuk penggunaan earphone adalah waktu yang di izinkan untuk mendengarkan musik dengan earphone setiap hari tanpa secara signifikan meningkatkan risiko gangguan pendengaran.

Namun, perlu di ingat bahwa rekomendasi di atas sangat bervariasi dari satu orang ke orang lain, terutama pada orang yang memiliki telinga yang lebih sensitif, dan bahwa nilai-nilai ini tidak menghilangkan risiko gangguan pendengaran. Setiap orang yang menggunakan headphone selalu memiliki risiko gangguan pendengaran yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak menggunakannya.

Kerusakan otak

Selanjutnya adalah kerusakan otak , anda sering menaruh hape dibawah bantal ketika tidur atau meletakkan ponsel dekat dengan kepala anda . Setiap malam otak anda akan terpapar sinar radiasi dan dapat menyebabkan fungsi otak terganggu

Hasil penelitian tahun 2014 di Finlandia menyebutkan, mereka yang terpapar radiasi elektromagnetik berlebihan berisiko lebih tinggi terkena kanker otak glioma

Radiasi elektromagnetik memasuki otak dengan menempatkan ponsel di telinga. Muatan listrik elektromagnetik akan bersarang di partikel otak. "Semakin sering dan memperpanjang elektromagnetik, semakin besar risiko gangguan jaringan otak," kata Don. Oven listrik atau microwave dan telepon seluler sering digunakan.

Gangguan pada janin

Bagi ibu hamil dilarang terlalu lama bermain ponsel karena paparan sinar radiasi yang besar dapat mempengaruhi pertumbuhan janin didalam kandungan bahkan janin akan melemah saat terlalu lama terkena radiasi

Radiasi menjadi lebih mengerikan dimasa depan , semakin banyak perabotan elektronik didalam rumah semuanya memancarkan gelombang radiasi yang diserap oleh tubuh manusia. Cepat atau lambat ini akan melemahkan tubuh dan memicu munculnya berbagai penyakit

Insomnia / susah tidur

Radiasi yang dipancarkan ponsel dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan saraf sekitar wajah dan kepala menjadi terganggu , aliran darah tidak lancar , tubuh akan merasa lelah , kekurangan energi akibat metabolisme terganggu , selalu merasa gelisah tidak tenang dan sulit untuk tidur

Merusak ginjal

Ini adalah kebiasaan dari menyimpan smartphone disaku celana , paparan radiasi sangat mudah diserap oleh tubuh khususnya saat perangkat itu menempel dekat dengan organ vital . Jika disaku menyebabkan gagal ginjal kalau dijantung menyebabkan gagal jantung. Sinar radiasi masuk kedalam pembuluh darah dan menggangu kinerja organ vital

Menyebabkan pria tidak subur

Kebiasaan pria meletakkan smartphone disaku juga dapat menyebabkan penurunan kesuburan , sinar radiasi membunuh sel sperma dan menurunkan kualitas sperma sehingga yang tersisa hanyalah sel sperma buruk yang tidak mampu membuahi indung telur.

Menyebabkan kanker payudara

Menyimpan smartphone aktif dalam saku dada juga memicu kanker payudara , kita tau sinar radiasi mempercepat pertumbuhan kanker . Sinar radiasi diserap melalui jaringan toket/susu/nenen yang terakumulasi selama bertahun-tahun , sistem imun tubuh yang menurun tidak mampu mengendalikan perkembangan sel kangker sehingga membesar dan menjadi ganas

Menyebabkan katarak

Apabila mata terus menerus melakukan kontak dengan suhu panas radiasi pada smartphone, akan terjadi pemadatan kabut secara perlahan yang kemudian menghalangi kornea dan membentuk katarak

Tips mengatasi radiasi smartphone

Dikutip dari situs kompas , saya menemukan setidaknya  tips untuk mencegah radiasi smartphone secara berlebihan dan mengurangi dampak akibat dari paparan sinar radiasi

1. Gunakan headset saat menelepon

Ya ini adalah saran dari saya, gunakan headset saat menelepon dan jangan tempelkan layar smartphone kepipi anda , saat menelepon headset menggunakan signal frekuensi radiasi lemah sehingga mengurangi tubuh menyerap radiasi

2. Gunakan media text dalam berkomunikasi

Sebaiknya menggunakan media teks dalam berkomunikasi baik melalui sms maupun media chattingan , ini membuat pengguna terhindar dari paparan sinar radiasi secara langsung dan sekali lagi batasi waktu penggunaan ponsel

3. Jangan memasukkan ponsel kedalam saku

Tidak ada bedanya ketika ponsel dalam kondisi mati pun perangkat tersebut masih tetap memancarkan gelombang radiasi berskala lemah dan tubuh anda akan menyerapnya . Jauhkan ponsel dari tubuh ketika tidak digunakan

4. Jangan gunakan ponsel dalam signal lemah

Ketika signal ponsel melemah (disaat hujan atau mati lampu) secara otomatis perangkat tersebut akan mengeluarkan frequensi radio dalam skala penuh untuk mengumpulkan sinyal disekitar perangkat tersebut dan ini membuat baterai cepat panas , juga lebih berbahaya bagi kesehatan

5. Jangan gunakan ponsel ketika berkendara

Menggunakan ponsel saat berkendara jauh berarti menghubungkan ponsel dari satu tower ke tower yang lain dan ini juga menyebabkan ponsel bekerja lebih besar sehingga pancaran radiasinya semakin kuat

6. Gunakan mode pesawat

Jika anda ingin menonton video sebaiknya lakukan dalam mode offline kalau perlu nyalakan mode pesawat agar smartphone tidak mencari sinyal lagi , ketika ponsel terhubung keinternet maka perangkat itu akan bekerja lebih kuat

7. Jangan letakkan ponsel dekat kepala

Otak adalah bagian kontrol tubuh yang sangat sensitif dan dekat dengan nyawa , unit lunak ini sangat mudah terganggu keseimbanganya kalau terkena sedikit saja gangguan . Saat terpapar radiasi kinerja otak akan menurun bahkan sampai kehilangan fungsi mengatur kinerja organ ditubuh misal gagal jantung

8. Lepas headset

Headset sendiri sebenarnya masih memancarkan sinyal radio berbahaya terlebih bagi perangkat modern seperti headset wireless atau tanpa kabel , bisa anda bayangkan seberapa kuat pancaranya .
Baca juga: Bakteri yang berkembang pada smartphone
Demikian postingan mengenai bahaya terlalu lama terpapar sinar radiasi smartphone dan penyakit yang muncul akibat paparan radiasi , ini sungguh berbahaya jadi batasi waktu penggunaan ponsel terutama pada anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan menuju kedewasaan
Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal.

Diperbolehkan menyalin artikel diblog ini dengan syarat mencantumkan sumber link (teks langsung). Blog anda tidak akan dihapus , deindex , adsense tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya dsb
Buka Komentar
Tutup Komentar